The super blog 1049

Subtitle

Blog

Skandal Kyai Pamungkas: Ortuku Saudara Pesugihan

Posted by [email protected] on July 6, 2020 at 4:05 AM

SENGKOLO, SIAL, APES!

Sebagai manusia yang beriman tenti kita harus percaya segala sesuatu yang tercipta dan member alami sepenuhnya kehendak Yang mahakuasa. Bisa sekadar berbagai sangkutan dan musibah itu serupa ujianbagian daripada proses, supaya diri member bisa bertambah kelas, menjadi manusia dengan sabar dan mawas diri. Bisa pula sebagai petunjuk agar kalian segera membenarkan diri karena selama itu tingkah muslihat maupun tutur kata kalian telah pedas bahkan mudarat orang lain.

Namun tidak terdapat salahnya pula andai kalian memaknai bervariasi musibah dan kendala yang ada untuk bagian guna intropeksi bangun. Melihat ke dalam bangun kita olehkarena itu barangkali ada aura positif atau sengkolo dalam muncul kita. Sengkolo bukan hanya melulu visibel dari percakapan kita, tapi bisa pula akibat perembukan pengampu member. Misalnya sebab dulu orang tua melaksanakan perbuatan nun tercela dan itu terbawa dalam diri kita. Atau kerana tengking orang beda yang marah karena tokoh orang uzur kita.

Ada banyak macam sengkolo. Pada hakekatnya sengkolo bisa dibuang melalui ritual yang disebut terlepas. Ruwat / ruwatan bisa dilakukan otonom, namun bisa juga berdasar pada bersama-sama. Ketahui dulu sengkolo apa dengan ada di diri kalian lalu pilih ruwat mana yang pasti sesuai kehendak.

Ibarat naik bus. kita kudu memastikan lepas jurusannya supaya bisa mencapai berbatas di wujud. Jangan sampai tujuan kita ke Daerah khusus ibukota jakarta, tapi bertambah bus haluan kota unik. Jangan mencapai berbatas sengkolo yang ada di diri member sengkolo Growong. tapi ruwatannya untuk sengkolo Cluwak Bodhes!

Sengkolo, sial / apes ialah kata-kata yang menakutkan penuh orang. Apa-apa jadinya bila seseorang terkena sengkolo, langkah kiri atau apes saat dia bekerja / berkarir. Pasti lah akan menyulut masalah yang berkepanjangan dan tak berujung.

Sepanjang sekolo atau sial itu masih mengecap dalam dirinya, selama ini pula orang2 yang terbentur sengkolo itu tidak akan bisa sukses dalam hidupnya. Selalu ada masalah dengan mengikutinya disaat orang tersebut hendak menunjukkan pintu sukses.

Demikian pula kira mereka dengan tengah mencari jodoh ataupun pasangan kehidupan. Sebab sekolo atau puntung, ternyata bukan hanya menawan kehidupan toleran ekonomi seseroang, tapi pula mempengaruhi kehidupan asmaranya. Orang2 yang terbentur sengkolo bakal kesulitan jadi jodoh dengan baik. Sering putus di tengah urut-urutan saat. bermesraan dan jumlah tertipu pacar palsu dengan mengaku hasrat.

Lalu bagaimana gambaran orang nun terkena sengkolo itu? Dari mana juga datangnya sengkolo atau langkah kiri itu? Lalu bagaimana supaya seseorang mampu keluar dibanding sengkolo / sial ini? Berikut Penjelasan Kyai Pamungkas, Spiritualis nun beralamatkan di Pasar Rebo Jakarta Timur.

Kyai Pamungkas, sebenarnya apakah yang disebut sengkolo atau puntung itu?

Sengkolo / sial sesungguhnya hanya satu kata lazim yang bisa kita maknai dengan bencana atau sengketa. Bedanya sengkolo itu visibel beruntun terus-menerus dan akan selalu mengikuti dalam di setiap kehidupan. Jika musibah ataupun masalah seharga datang suka-suka saja.

Berarti sengkolo itu merupakan musibah dengan beruntun?

Iya benar, sengkolo ini sebenarnya adalah bahasa spiritual. Sengkolo sama dengan bencana atau sengketa yang berlabuh beruntun dan tanpa henti. Seperti pancaran tubuh kita sendiri, sengkolo itu hendak selalu menyidik ke mana pun kita pergi. Sengkolo seperti lamunan kita nun bisa kian panjang dan lebih cepak. Dia dapat memberi seksi pada bangun kita beserta masalah yang besar ataupun masalah yang sedikit.

Dari mana sedianya sengkolo tersebut datang?

Sengkolo bisa datang dibanding mana sekadar, bisa daripada dalam diri kita otonom dan bisa juga sebab orang Iain. Dari orang Iain pun bisa dua hal, mampu Iantaran tiruan, dari wali. Kemudian bisa pula sebab kita dikerjain orang lain, jadi kalian dapat langkah kiri karena ulah orang beda.

Bisa dijelaskan kok sengkolo itu datang?

Kita bahas satu persatu. Sengkolo yang datang dari diri sendiri. Misalnya si Ahmad berbuat kejahatan dan kesalahan lawan si Kaidah. Bagi si Budi kelupaan dan kelengahan yang dilakukan si Ahmad itu duga melukai membenang dan perasaannya. Si Ahmad juga sudah menyebabkan si Budi menelan kerugian berdasar pada materi. Akibat sakit hatinya itu, si Budi lantas menyumpahi si Ahmad, “Aku doakan awak Ahmad kesusahan seumur muncul. ”

Nah, jika semburan atau doa si Kaidah itu valid, bayangkan sekadar si Ahmad akan penderitaan seumur muncul. Artinya dia akan dapat sengkolo olehkarena itu kesalahannya otonom telah makan perasaan orang-orang lain dan merugikan orang-orang lain. Oleh sebab itu akibatnya dia harus mengisbatkan sengkolo seusia hidup pra si Ahmad memaafkannya.

Hal lain, misalnya bagi perempuan nun pernah menggugurkan kandungan. Ini juga mampu menyebabkan sengkolo dalam dirinya. Bisa oleh sebab itu sengkolo yang datang akan membuat hawa itu sulit dalam kehidupan ekonominya, sukar mendapatkan jodoh, hidup bukan tenang, patogen datang tukar berganti dan sebagainya. ltulah beberapa sesuatu penyebab sengkolo itu, jika dari dalam diri kita sendiri dan bisa pula karena orang Iain. Dari orang Iain pun mampu dua taktik, bisa Iantaran turunan, dari orang uzur. Kemudian mampu pula olehkarena itu kita dikerjain orang beda, jadi member dapat langkah kiri karena ulah orang lain.

Apakah ada gejala lain seseorang yang kena sengkolo itu Kyai?

Secara spiritual, agar orang-orang tidak sengkolo biasanya dia akan menggunakan pagar badan secara tersembunyi. Misalnya secara memiliki piranti mistik / ajian yang bisa menegah sengkolo. Umumnya piranti ataupun ajian itu juga mampu digunakan guna menangkal seseorang dari gelaran makhluk halus, dari dalam diri kita otonom dan mampu juga olehkarena itu orang Iain. Dari orang2 Iain pun bisa 2 hal, mampu Iantaran tiruan, dari orang2 tua. Kemudian bisa juga karena kita dikerjain orang2 lain, jadi kita dapat sial sebab ulah orang-orang lain.

Ruwatan sedianya tak unik jauh dengan larungan, kungkum atau ngabungbang dalam kebiasaan Sunda. Seremonial ini satu buah prosesi membersihkan diri swasembada lahir batin agar kita kembali bersih dari seksi, sial / sengkolo. Ruwatan selalu sepadan dengan uap, bunga, tambur dan rayuan serta mantera-mantera sakti.

Air merupakan salah satu sarana penyuci lahir uci-uci kita, oleh sebab itu dalam kebiasaan Sunda Ngabungbang selalu dilakukan di waduk atau tempuran sungai. Prosesinya adalah dengan mandi sentral malam di waktu tertentu, biasanya Maulid. Kemudian disediakan sesajian lengkap, bunga dan tentu aja doadoa luar biasa yang dibacakan oleh orang2 yang mumpuni. Kemudian juga disertai secara mantera-mantera sakti sebab prosesi ini bukan lepas dari tradisi nun dilakukan sambil leluhur kita zaman lepas yang menyetujui keampuan sebuah mantera.

Bisa dijelaskan lebih tersendiri tentang pawai ruwatan ini sendiri?

Begini, sebelum ritual ruwat digelar, tokoh ruwat / si dalang harus mengetahui masalah apa-apa yang dihadapi pasiennya. Dia juga mesti bisa mengamati dengan kekuatan batinnya daripada mana sengkolo itu visibel. Dengan demikian dia bakal tahu sungguh ia mesti menggelar ruwatan dan apa solusinya. Nun pasti untuk menggelar ruwatan seseorang kudu menyediakan berbagai uborampe diantaranya bunga setaman, minyak wislk, kemenyan dan air tentunya. Kecuali jika ruwatan tersebut digelar di tempuran waduk, atau di mata larutan tertentu dengan dipercaya keramat.

Ruwatan juga mesti digelar berdasar pada hitungan neptu pasien, ini jika dilakukan khusus untuk pasien unik. Hitungan saat itu sangat penting supaya prosesi ritus itu menciptakan sesuatu nun baik buat pasien. Pasti aja agar sengkolonya lenyap. Tentu saja tidak sama dengan tikar ritual yang dilakukan guna umum, bukan ada ketentukan neptu / hari unik. Karena hamparan ritual pulih selamat ini umumnya hanya ditentukan oleh tokoh berdasarkan kelaziman atau teritori di mana gelaran ritus itu dilakukan.

Tapi secara lazim, sampai saat ini keturunan spiritualis wajar meyakini jika ruwatan merupakan salah homo sarana menyimpangkan ampuh guna menghilangkan sengkolo seseorang. Akan halnya bagaimana pawai ritual itu digelar terhenti pelakunya karena ia jelas punya tanda sendiri.

Lalu gimana sengkolo dengan disebabkan perembukan orang lain tadi?

Nah yang satu itu berkait secara ilmu gaib, misalnya seseorang yang mengongkosi gendam / santet. Tersedia gendam dengan bisa menghasilkan seseorang kesusahan seumur muncul. Segala sesuatu yang dikerjakan orang yang kena pesona itu tidak akan beroperasi dengan indah. Usaha tetap bangkrut, hidup atau berkarier selalu gagal. Sebab di dalam kenyataannya selalu ada orang yang jijik, dengki dan tidak tenteram jika mengamati orang unik bahagia. Maka dikirimkan ilmu gendam atau santet untuk membuat langkah kiri dalam muncul seseorang.

Apakah ada gejala unik seseorang dengan kena sengkolo itu Hadap?

Iya ada, contohnya orang yang kena sengkolo dalam keadaan sangat kritis. lni lazimnya disebabkan sama kesalahan yang ia sadari tapi tidak bisa ia selesaikan. / bisa saja karena pukau yang amat parah. Orang-orang yang langsung sengkolo ini bisa mengalami stres berat dan bukan tidak mungkin bisa sampai gila. Akibatnya jika sudah gila orang-orang itu bakal sengsara seumur hidup pencetus akan sukar untuk disembuhkan.

Lalu bagaimana supaya seseorang tidak sampai langsung sengkolo?

Secara spiritual, agar orang tidak sengkolo biasanya dia akan memakai pagar badan secara tersembunyi. Misalnya dengan memiliki piranti mistik / ajian nun bisa menangkal sengkolo. Umumnya piranti atau ajian tersebut juga bisa digunakan buat menangkal seseorang dari gangguan makhluk halus.

Yang terpengting guna menangkal sengkolo sebenarnya merupakan berbuat baik pada pada setiap orang. Jangan sampai kalian menyinggung sentimen orang lain apalagi melakukan yang merugikan orang lain. Maka secara begitu kehidupan kita hendak menjadi berkah. Kita mampu mendaptkan jumlah teman dan dari sobat-sobat kita ituiah berkah kalian lusa.

Sekarang gimana mengobati orang-orang yang tersangkut sengkolo ini Kyai?

Ya harus dilihat lepas apa penyulut sengkolonya. Secara umum sengkolo itu mampu dibersihkan beserta ruwatan atau buang puntung. Tapi yang harus diingat juga, tak semua ruwatan bisa menghilangkan sengkolo. Bila sengkolo itu disebabkan karena tengking orang2 lain, diantaranya kasus Ahmad dan Kaidah tadi, maka orang ini harus datang mencari orang-orang yang sempat disakitinya. Ia harus minta maaf dan jika dimaafkan sangat kiranya sengkoionya akan hilang.

Lalu sungguh dengan ruwatan yang Kyai sebutkan tadi?

Betul, ruwatan ialah salah homo sarana untuk membuang sengkolo itu. Akan tetapi ruwatan hanya bisa dikerjakan Kyai Pamungkas pada orang-orang yang terkena sengkolo hukuman uiahnya swasembada dan ulah orang unik. Sebab secara begitu dia bisa dibersihkan tanpa kudu melibatkan orang2 ketiga. Misalnya orang dengan melakukan kesalahan akibat dirinya sendiri, maka ia seharga perlu mandi ruwat dan memohon pengertian pada Tuhan. Karena pada hal ini tiada orang lain dengan dilibatkan.

Lalu kalau orang tersebut kena sengkolo akibat sikap orang lain, maka ia bisa membasuh ruwat guna membersihkannya atau membuangnya. Toh noda yang dibuat orang lain dalam diri kita bisa member bersihkan sendiri tanpa kudu meminta sandaran orang yang membuat noda itu.

Kyai bisa jelaskan sungguh sebenarnya prosesi ruwatan itu?

Ruwatan sebenarnya tidak beda rumpang dengan larungan, kungkum / ngabungbang pada tradisi Sunda. Ruwatan itu sebuah prosesi membersihkan bangun sendiri real batin biar kita kembali bersih dari masalah, sial atau sengkolo, Ruwatan selalu identik dengan air, bunga, sesajian dan doa dan mantera-mantera sakti.

Air adalah khilaf satu perlengkapan pembersih wujud tubuh kalian, maka pada tradisi Sunda Ngabungbang tetap dilakukan dalam sungai atau tempuran sungai. Prosesinya ialah dengan sehat tengah malam pada waktu tertentu. biasanya Maulid. Lantas disediakan sesajian lengkap, sekar dan tentu saja doadoa khusus yang dibacakan sambil orang nun mumpuni. Lantas juga disertai dengan mantera-mantera sakti sebab prosesi tersebut tak lepas dari tradisi yang dilakukan oleh prototipe kita masa dulu dengan mempercayai keampuan sebuah mantera.

Nama: Kyai Pamungkas

Alamat: KYAI PAMUNGKAS, Jl. Raya Condet Jl. Kweni No.31, RT.1/RW.3, Balekambang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13530

Phone: +6285746468080

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments